Mendiktisaintek Buka Suara soal Rencana Sekolah Gratis hingga PTN, Ini Katanya | JMP
KOMPASTV · · 9 views
Description
Optik Melawai - optik terbesar di lebih dari 350 lokasi srategis, memberikan pilihan merek dan model terbanyak dari berbagai level harga dengan pelayanan terbaik.
Untuk informasi selengkapnya kunjungi : https://vcbl.id/OptikMelawai
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pendidikan gratis hingga tingkat perguruan tinggi menjadi impian bagi banyak orang, terutama di tanah air kita, Indonesia.
Wacana sekolah gratis hingga tingkat perguruan tinggi ini pun kembali mengemuka, setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan hal tersebut di HUT ke-28 Partai Amanat Nasional.
Mendapatkan pendidikan menjadi hak anak bangsa yang sudah tercantum dalam undang-undang.
Namun, persoalan biaya kerap kali menjadi masalah.
Pendidikan gratis hingga tingkat perguruan tinggi pun jadi impian bagi banyak orang.
Wacana sekolah gratis hingga tingkat perguruan tinggi pun kini kembali mengemuka, usai Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya di Hari Ulang Tahun ke-28 Partai Amanat Nasional.
Prabowo menyebut anggaran akan dikumpulkan dari hasil penyitaan kasus korupsi.
Sementara Mendikti Saintek Brian Yuliarto menyebut biaya untuk menggratiskan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi masih akan dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya disebut kebutuhan anggaran sebesar Rp93,7 triliun untuk menggratiskan biaya pendidikan di seluruh perguruan tinggi negeri.
Brian juga menyebut pembahasan mengenai pendidikan gratis tersebut akan segera dibahas dalam rapa terbatas.
Baca Juga SMAN 7 Manado Berhasil Olah Makanan Sisa MBG Jadi Produk Sabun hingga Ekoenzim | JMP di https://www.kompas.tv/regional/692264/sman-7-manado-berhasil-olah-makanan-sisa-mbg-jadi-produk-sabun-hingga-ekoenzim-jmp
#sekolah #perguruantinggi #ptn #kuliahgratis
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/692268/mendiktisaintek-buka-suara-soal-rencana-sekolah-gratis-hingga-ptn-ini-katanya-jmp
Comments (0)
Sign in to comment.
No comments yet. Be the first.