Manarah
Compose

← My Space YouTube Channels

KOMPASTV

Channel · Indonesia · Indonesian

Unclaimed public channel

2 followers

Sign in to follow

Claim this channel

Tell us why you should manage this page.

Create account or sign in to claim.

Kompas TV is a major Indonesian digital and broadcast news network under the Kompas Gramedia group. Renowned for its independence and credibility, the channel delivers high-quality breaking news, current affairs, live reports, and talk shows to audiences across Indonesia.

Full guide: creator earnings on Manarah

Topics

Cooking and Food

Posts

No Manarah posts yet from this profile.

Events

No upcoming events from this channel.

Media library

6710 long-form videos

6710 videos · showing 841–864 (newest first)

FULL! ADU ARGUMEN KHOZINUDDIN DAN ANDI AZWAN, Aduan Suket Gibran Berpotensi Pidana?

Details

Description

JAKARTA, KOMPAS.TV – Aduan dugaan pemalsuan dokumen terkait surat keterangan penyetaraan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilaporkan masih dalam tahap penyelidikan kepolisian. Guru Besar Universitas Bhayangkara, Hermawan Sulistyo, menilai polisi perlu berhati-hati dalam menindaklanjuti aduan tersebut karena persoalan ini memiliki dimensi hukum sekaligus politik. “(tindakan pidana) Ya, ada atau tidak itu tidak masalah, ada atau tidak tetap diselidiki, kan belum tentu ada tindakan pidana atau tidak. Pidananya belum tentu Gibran, orang yang meloloskan, KPU Bawaslu atau sebagainya. Ini masih penyelidikan lah apalagi ini Kapolri baru,” ujar Hermawan. Sementara itu, Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara, Andi Azwan, menilai persoalan surat keterangan penyetaraan pendidikan Gibran tidak serta-merta merupakan tindak pidana. Andi berpendapat tidak setuju hal ini berkaitan dengan tindakan pidana. “Kalau kita melihat, makanya saya lebih condong ini adalah kalau itu betul-betul ternyata ada pelanggaran, itu administrative law. Jadi sifatnya bukan kriminal atau pidana,” kata Andi. Di sisi lain, kuasa hukum pengadu suket Gibran, Ahmad Khozinuddin, berharap kepolisian menelusuri persoalan tersebut secara menyeluruh, termasuk memastikan apakah dasar penyetaraan pendidikan dalam surat keterangan itu telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Saya kira tentang materinya semua pihak harus menunggu lebih lanjut penyelidikan dari institusi Polri dan saya kira Pak Kapolri agak kurang pas tadi penyelidikan sebenarnya kan penyelidikan dan penelahan lebih lanjut dan kami juga Senin akan datang untuk memberikan analisa tentang siapa saja yang bisa kemudian diambil keterangannya dalam kerangka untuk membuat terang perkara,” kata Khozinuddin. Produser: Yuilyana Thumbnail Editor: Novaltri Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui: website www.kompas.tv Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV Instagram: https://www.instagram.com/kompastv X: https://x.com/KompasTV Thread: https://www.threads.com/@kompastv TikTok: https://www.tiktok.com/@kompastv.indonesia
سباق الأصدقاء

Video

Comments

Create Post

Your commentary

The post stays public on Manarah. Optionally send it to friends / Chat groups / Manarah Groups.

Loading…